12 Orang yang di Do’a kan oleh Malaikat

12 Orang yang di Do’a kan oleh Malaikat

12 ORANG YANG DIDO’AKAN MALAIKAT

๐ŸŒธBerikut golongan Orang-orang yang didoakan oleh malaikat:

๐ŸŒธ1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.

“Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa; Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan karena tidur dalam keadaan suci.”

๐ŸŒธ(HR. Imam Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar)

๐ŸŒธ2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu sholat.

“Tidaklah salah seorang di antara kalian yang duduk menunggu sholat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya; Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia.”

(HR. Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim: 469)

๐ŸŒธ3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam sholat berjamaah.

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf-shaf terdepan.”

๐ŸŒธ(HR. Imam Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah dari Barra’ bin ‘Azib)

๐ŸŒธ4. Orang yang menyambung shaf sholat berjamaah (tidak membiarkan kosong di dalam shaf).

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf.”;

๐ŸŒธ(HR. Imam Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah)

๐ŸŒธ5. Para malaikat mengucapkan “Aamiin” ketika seorang Imam selesai membaca Al-Fatihah.

“Jika seorang Imam membaca; ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh-dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian “Aamiin”, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu.”

๐ŸŒธ(HR. Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari: 782)

๐ŸŒธ6. Orang yang duduk di tempat sholatnya setelah melakukan sholat.

“Para malaikat akan selalu bershalawat (berdoa) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat sholat di mana ia melakukan sholat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata; Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia.”

๐ŸŒธ(HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al-Musnad no. 8106)

๐ŸŒธ7. Orang-orang yang melakukan sholat shubuh dan ashar secara berjama’ah.

“Para malaikat berkumpul pada saat sholat shubuh lalu para malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu sholat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga sholat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, “Bagaimana kalian meninggalkan hamba-Ku?”, mereka menjawab; kami datang sedangkan mereka sedang melakukan sholat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan sholat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat.”

๐ŸŒธ(HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al-Musnad no. 9140)

๐ŸŒธ8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.

“Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata; “Aamiin” dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan.”

๐ŸŒธ(HR. Imam Muslim dari Ummud Darda’, Shahih Muslim: 2733)

๐ŸŒธ9. Orang-orang yang berinfak.

“Tidak satu hari pun di mana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, “Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak”, dan lainnya berkata, “Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit (bakhil)”.

๐ŸŒธ(HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari: 1442 dan Shahih Muslim: 1010)

๐ŸŒธ10. Orang yang sedang makan sahur.

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur” Insya Allah termasuk di saat sahur untuk puasa “sunnah”.

๐ŸŒธ(HR. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ahmad dari Abdullah bin Umar)

๐ŸŒธ11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.

” Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh.”

๐ŸŒธ(HR. Imam Ahmad dari ‘Ali bin Abi Thalib, Al-Musnad: 754)

๐ŸŒธ12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
“Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah di antara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.”

๐ŸŒธ(Al-Hadits dari Abu Umamah Al-Bahily).

๐ŸŒธSemoga kita bisa mendapatkan keuntungan ini di dunia maupun di akhirat.