Design Alam Semesta

Design Alam Semesta

Sekarang kita akan membahas tentang desain alam semesta.

Kita akan bicara tentang sistem yang bekerja untuk kita. Kalau kita paham sistem yang bekerja di dunia ini, maka kita akan lebih mudah menjalankan hidup kita.

Yang perlu diketahui dalam desain semesta bahwa ada 2 semesta yang saling berhubungan erat, yaitu semesta kecil (microcosmos) dan semesta besar (macrocosmos).

Diri kita (manusia) adalah microcosmosnya semesta dan lingkungan luar kita, adalah macrocosmos…

Antara diri kita dengan semesta, ternyata saling berkaitan erat.

Untuk memahami hal ini, saya ajak anda untuk melakukan sebuah simulasi sederhana.

Coba anda ambil sebuah kertas hvs kosong, yg belum ditulisi apa2, masih bersih.

Lalu anda gambarkan di kertas itu sebuah bintang yang besar memenuhi halaman kertas tersebut.

Setelah tergambar, lalu sobeklah kertas itu menjadi dua bagian yang sama besar.
Anda akan menemukan gambar setengah bintang di setiap sobekannya bukan. Bila anda belah lagi kertas tersebut, sehingga menjadi 4 bagian, maka gambarnya akan menjadi seperempat bintang,,, dst…

Lalu sekarang kita bandingkan kalau menggunakan kertas hologram, bila di kertas hologram ini ada gambar bintang yg memenuhi kertas, lalu kertasnya kita belah menjadi 2, maka bintang itu bukan bergambar setengah bintang, tapi masih berupa bintang utuh persis aslinya,,, jadinya di setiap sobekan, bintangnya masih utuh…

Dan ketika disobek menjadi 4 bagian pun, maka gambar bintangnya tidak ikut terbelah, masih tetap utuh juga… Disobek sampai berapapun, gambar itu akan selalu utuh, sama seperti aslinya,,, hanya berbeda ukurannya saja,, kalau kertas hologramnya besar, bintangnya juga besar, klo kertasnya kecil, bintangnya ikut kecil…

System semesta bekerja seperti holograpic ini,,, apa yang ada di semesta kecil akan sama dengan apa yang ada di semesta besar.

bunga brokoli

Gambar berikutnya adalah brokoli Nah, coba perhatikan bunga brokoli itu, apa yang menarik dari bunga itu?

Anda akan melihat sebuah pola spiral kan,,, pola itu semakin lama semakin besar ke bawah… Dan di setiap garis pola itu, ada benjolan2 kecil,,, uniknya, di benjolan2 kecil itu juga ada polanya,,, dan polanya sama seperti yang besar,,, sama sama spiral…

Pengulangan pola inilah yang di namakan fractal,,, jadi, semesta ini memiliki system fractal holograpic, pengulangan pola, apa yang ada di besar, juga ada di kecil dsb…

Mari kita lihat gambar berikutnya.

otak dan alam semesta
Apa yang ada di universe. Polanya akan terulang di galaksi dan terulang lagi di bintang 2, planet, bahkan sampai ke level atom. Semuanya sama polanya. Fractal holograpic

Di gambar terakhir, ada 2 buah gambar, yang pertama gambar otak manusia yg di zoom… Dan yang kedua adalah gambar alam semesta di angkasa.

Coba bandingkan kedua gambar itu,,, mirip kan? Ini dia,,, polanya akan sama, dan terulang terus menerus… Apa yang ada di semesta kecil (diri kita) akan terulang di semesta besar ini.

hidup adalah pemberian

Lalu, bagaimana memahami ini dalam kehidupan? Saya berikan sebuah contoh kasus…

Jadi, dulu saya pernah menerapi pasien ibu2 yang mengeluhkan ttg pasangannya… Beliau mengatakan kepada saya kalau suaminya itu brengsek, ga pengertian, sering bertengkar, dll… Lalu saya tanya kepada ibu itu,,, “menurut ibu, suami ibu itu seperti apa sifatnya?”,,, dan ibu itu menjawab kalau suaminya itu begini begitu… Pokoknya negatif semua yang dikatakan ibu itu…

Setelah itu, saya jelaskan kepada ibu itu bahwa… Kalau ibu masih punya persepsi suami ibu seperti itu, maka jangan heran realitanya juga sama seperti persepsi ibu… Kalau ibu ingin suaminya berubah, maka rubahlah dulu dimulai dari diri ibu sendiri… Ibu harus merubah persepsi ibu ttg suaminya…

Ketika saya katakan seperti itu, ibu itu merasa susah melakukannya… Akhirnya saya bantu terapi hingga akhirnya beliau bisa menerima keadaan suaminya dengan ikhlas… Dan beliau mulai merubah persepsinya ttg suami… Dan hasilnya,,, perlahan-lahan suaminya bisa berubah dengan sendirinya…

Nah, ini menjelaskan, ketika kita merubah yang di dalam, maka yang diluar akan ikut berubah… Jadi, kalau misalnya anda sering ketemu orang2 yang menjengkelkan, jangan buru-buru menyalahkan mereka… Coba cek dulu diri anda,,, jangan2 mereka hadir karena vibrasi kita yang salah… So, waspadailah vibrasi anda sendiri…

Bagaimana jika hidup kita saat ini masih mengalami pola-pola yang tidak menyenangkan? Masih sering sial, masih sering banyak masalah? Nah, coba anda lihat slide diatas, anda akan melihat gambar puzle…

Pernah ga anda bermain puzle? Jika pernah, coba bayangkan anda memainkan puzle itu,,, anda menyusun setiap kepingan2 puzle itu… Lama kelamaan, anda akan melihat sebuah gambar utuh kan?

Sekarang, coba anda bayangkan lagi,,, ketika anda menyusun kepingan2 puzle itu, lalu ada warna yang tidak anda sukai,,, misalnya warna hitam… Jadi, setiap ketemu kepingan warna hitam, anda buang kepingan itu… Tidak anda pasang… Nah, apakah gambar itu akan jadi utuh tanpa kepingan hitam itu? Tentu tidak kan… Tetep dibutuhkan kepingan hitam itu untuk membuat gambar itu utuh…

Nah, sama dalam kehidupan kita ini,,, ada banyak kepingan2 dalam kehidupan kita, ada kepingan kebahagiaan, kepingan penderitaan, kepingan masalah, dan kepingan2 lainnya…

Seringkali, banyak orang yang inginnya itu dapat kepingan kebahagiaan, dan menolak kepingan penderitaan. Kalau kita ga mau menerima kepingan penderitaan, itu sama seperti membuang kepingan hitam dalam contoh tadi… Dan karena kepingan hitamnya tidak ada, maka gambarnya blm utuh… Nah, ketika kita dapat kepingan hitam yang berupa penderitaan ini, lalu kita menolaknya, maka kita tidak akan menjadi diri kita yang utuh… Semesta akan membaca diri kita itu ada yang kurang, yaitu kurang kepingan hitam tadi… Akhirnya, karena blm lengkap, semesta memberikan lagi kepingan hitam itu kepada kita, dan kita mendapat peristiwa yang tidak menyenangkan itu terulang di kehidupan kita… Bila kita masih belum terima, maka kita akan dikasih lagi kepingan hitam itu terus2an,,, sehingga kejadiannya akan selalu berulang-ulang terus…

Lalu, bagaimana cara memutusnya? Yupz,, terima kepingan hitam itu apa adanya… Kita harus ikhlas menerima setiap peristiwa yang terjadi di kehidupan kita… Dengan begitu, maka kepingan itu akan melengkapi hidup kita, dan polanya akan terputus.

Kunci memutuskan pengulangan

Jadi, kunci untuk memutus pengulangan pola yang tidak menyenangkan adalah: TERIMA kejadian itu, apa adanya. TAWAKKAL dan IKHLAS

Semangat menjadi orang baru bagi diri anda dan keluarga.