Kereta Super Cepat di Jepang

Kereta Super Cepat di Jepang

Kereta Super Cepat di Jepang

Keunggulan cara berfikir orang Jepang di negeri Sakura sudah diakui dengan bermacam-macam hasil teknologi buatannya yang mendunia. Nyatanya, hal ini terlihat jelas dari inovasi produk berdaya manfaat yang dapat mendukung perkembangan ekonomi serta orang-orangnya.

Terdaftar, pada 2014 pada Bank Pembangunan Asia (ADB) menetapkan Jepang sebagai negara paling efektif dalam meningkatkan kreatifitas dan mewujudkan inovasi. Jepang mencapai nilai unggul pada 36 tanda yang mengukur kemampuan serta insentif untuk inovasi.

Tanda itu diantaranya jumlah perguruan tinggi yang sukses masuk 500 besar dunia, jumlah daftar hak paten, buku, film, tingkat urbanisasi, biaya penelitian serta pengembangan. Nah, apa sajakah inovasi kreatif sekalian efektif karya negeri ini?

Kereta Super Cepat di Jepang

Bila Anda jalan-jalan dari Tokyo ke Nagoya memakai kereta peluru Sinkansen, Anda mesti duduk di kereta Kereta Super Cepat di Jepang yang berkecepatan 320 km/jam ini sepanjang 100 menit.

Saat ini, dengan tehnologi magnetiv levitation atau maglev, kereta peluru Jepang dapat melaju sampai 600 km/jam. Jadi, Anda cukup duduk di Kereta Super Cepat di Jepang jurusan Tokyo-Nagoya sepanjang 40 menit.

Langkah kerja tehnologi maglev yaitu dengan mengangkat tubuh kereta api setinggi 10 sentimeter dari rel. Lalu, kereta didorong kemampuan magnet bermuatan listrik.

Kereta Super Cepat di Jepang

Berikut beritanya dari kompas dot com

TOKYO, KOMPAS dot com — Kereta Kereta Super Cepat di Jepang dengan teknik maglev alias levitasi magnetik buatan Jepang memecahkan rekor kecepatan dunia, Selasa (21/4/2015), dalam sebuah uji coba di dekat Gunung Fuji dengan mencapai kecepatan 600 kilometer per jam. Kereta api yang menarik tujuh gerbong itu bahkan sempat mencapai kecepatan 603 kilometer per jam dan berhasil melaju 600 kilometer per jam selama 11 detik. Demikian operator Central Japan Railway (JR Central) menjelaskan.

Kereta Super Cepat di Jepang

Kereta Super Cepat di Jepang

Rekor kecepatan ini terjadi kurang dari sepekan setelah operator kereta api yang sama mencatatkan kecepatan 590 kilmeter per jam, memecahkan rekor yang bertahan sejak 2003, yaitu mencapai 581 kilometer per jam.

Teknologi levitasi magnetik itu mengangkat badan kereta api setinggi 10 sentimeter dari rel dan kemudian digerakkan kekuatan magnet yang dihasilkan secara elektrik.

Sebanyak 200 orang berkumpul untuk menyaksikan pemecahan rekor kecepatan itu. Mereka bersorak gembira ketika kereta tersebut mencapai kecepatan 600 kilometer per jam.

“Sangat menegangkan. Saya ingin menumpang kereta itu. Saya seperti menyaksikan sebuah halaman baru sejarah,” kata seorang perempuan tua kepada NHK saat kereta itu melesat melewatinya.

Seorang reporter AFP yang pernah menumpang kereta supercepat ini mengatakan, dia merasa seperti tengah menumpang pesawat terbang. “Semakin cepat kereta ini melaju, semakin stabil kereta tersebut. Saya kira kualitas kereta api semakin meningkat,” kata Yasukazu Endo.

JR Central berharap kereta api ini sudah bisa beroperasi penuh pada 2027 dan melayani rute Tokyo menuju Nagoya sejauh 286 kilometer.

Dengan kecepatan rata-rata 500 kilometer per jam, perjalanan Tokyo-Nagoya hanya membutuhkan waktu selama 40 menit atau jauh lebih cepat dari kereta peluru Shinkansen yang kini melayani rute yang sama