Kita Seharusnya Kaya

Kita Seharusnya Kaya

KITA HARUSNYA KAYA.

Saya percaya, Tuhan menciptakan kita ini bukan untuk bekerja keras jungkir balik hanya untuk menghidupi dirinya sendiri. Hidup untuk bekerja dan bekerja untuk hidup. Pasti ada tujuan lain manusia di ciptakan. Tujuan yang jauh lebih baik dari itu, misal untuk menikmati kehidupan yang sejahtera dan bebas merdeka. Manusia sendiri yang saling memperbudak satu sama lain. Mengikatkan dirinya pada sesuatu sehingga tidak memiliki kebebasan. Padahal kebebasan itulah yang sebenarnya dicari. Banyak orang rela mati untuk kemerdekaan negaranya, tetapi hanya sedikit orang yang rela “sakit” untuk kemerdekaan dirinya,

Agama saya Islam, dan saya tahu bahwa teladan di Islam itu kita harus kaya. Sayangnya kita sewaktu masih anak anak, mendapat pelajaran tentang kehidupan awal dari orang orang yang belum kaya. Sehingga menjadi kaya tidak diajarkan, bahkan yang diajarkan sebaliknya. Mereka tentu merasa malu mengajarkan bahwa keteladanan di Islam itu adalah menjadi kaya, karena mereka belum kaya. Di agama lain juga sama saja, bahkan terkadang lebih ekstrim, misalnya “memasukkan orang kaya ke kerajaan surga itu lebih sulit dibandingkan memasukkan onta ke lubang jarum”. Itulah faktanya kita, dipenuhi ajaran ajaran tentang lebih mulia menjadi orang miskin dibandingkan orang kaya. Akhirnya terpulang kepada masing masing.

Kaya adalah kondisi dimana sumber daya penghasilannya dari bekerja, menghasilkan melebihi dari kebutuhannya.

Kaya Sejati adalah apabila sumber daya penghasilannya dapat menghidupi dan memenuhi gaya hidup diri dan lingkungannya tanpa harus bekerja lagi, cukup dengan mengelola aset yang dimilikinya.

Uang dan Harta bukanlah ukuran kekayaan seseorang, tetapi sikap hidupnyalah yang membedakan sehingga seseorang dengan segala kondisinya tetap bisa melakukan yang terbaik dalam hidupnya dan dirinya menjadi bernilai di lingkungan nya dengan membuat perubahan yang positif.

Salam Sukses

Komunitas Cerdas Finansial dan Spiritual