Membangun Taman Kehidupan Mengundang Kupu-kupu

Membangun Taman Kehidupan Mengundang Kupu-kupu

Jika kita ingin menangkap kupu-kupu yang berterbangan, maka apa yang akan kita lakukan..? Hmm kebanyakan kita akan menjawab menangkap kupu-kupu dengan menggunakan jaring.

Kemudian, karena sudah pengalaman dan semakin ahli dalam menangkap kupu-kupu, maka di hari-hari berikutnya menggunakan lebih dari satu jaring agar mendapatkan kupu-kupu lebih banyak.

Begitulah yang selama ini diajarkan kepada kita tentang cara mengambil kupu-kupu. Kupu-kupu diibaratkan sebagai dunia, uang, harta, kesehatan dan sebagainya.

Maka dari hari ke hari kita ataupun anak-anak kita diajarkan untuk membuat jaring untuk menangkap kupu-kupu. Diajari untuk semakin tangkas dan cekatan dalam menangkap kupu-kupu.

Semakin banyak jaring yang dimiliki serta makin tangkas dalam menangkap kupu-kupu, maka akan semakin banyaklah kupu-kupu yang ditangkap.

Kupu-kupu yang sudah ditangkap setiap hari tersebut, kemudian dimasukkan ke dalam sangkar. Karena setiap hari menangkap kupu-kupu tentu semakin banyak kupu-kupu yang ada di dalam sangkar.

Kemudian ketika kita hendak bermain dengan kupu-kupu dengan membuka sangkar, biasanya kupu-kupu akan lepas terbang dan meninggalkan kita.

Kupu-kupu yang diibaratkan harta duniawi tersebut, jika terlepas maka akan membuat galau, takut, sedih dan kecewa. Padahal kita hendak bermain dengan satu kupu-kupu. Bahkan bisa lepas semua. Ternyata lepasnya kupu-kupu malah membuat kita tidak bahagia.

Pada kenyataannya cara-cara untuk menangkap kupu-kupu yang diajarkan sejak kecil malah membuat kita bingung tidak mendapatkan kebahagiaan. Karena kita terlalu takut kupu-kupu yang ada dalam sangkar kita lepas.

Bingung mencari kebahagiaan. Ketika hendak bermain dengan kupu-kupu, malah kupu-kupunya lepas ketika pintu kandangnya dibuka.

Padahal jika ingin bermain dengan kupu-kupu mengapa tidak membangun taman..?

Memang membangun taman berbeda dengan membuat jaring. Membangun taman dimulai dengan mencangkul tanah, menanam benih, merawat tanaman hingga tumbuh bunga.

Jika bunga sudah tumbuh maka sunnatullahnya kupu-kupu akan datang sendiri. Tak perlu lagi dikejar-kejar dengan menggunakan jaring, kupu-kupu akan datang sendiri.

Ada rasa yang berbeda ketika kupu-kupu datang sendiri ke taman kita lalu kita bermain dengannya. Rasa cemas kehilangan kupu-kupu yang lepas dari sangkar tak lagi dirasakan ketika kita rajin merawat taman kita.

Nah apakah yang dimaksud dengan taman ini..? Lantas bagaimanakah cara merawat taman yang sudah kita bangun agar kupu-kupu datang dengan sendirinya..?