Menangani Kesalahan Keluhan dan Kritikan

Menangani Kesalahan Keluhan dan Kritikan

MENANGANI KESALAHAN, KELUHAN DAN KRITIKAN

Assalamu’alaikum sahabat Leaders. Alhamdulillah jumpa lagi dengan saya ya. Setiap pagi setiap hari selalu terbersit dalam benak apa ya yang bisa saya bagikan hari ini untuk orang lain. Supaya mereka bahagia, mulia dan terhormat karena mereka dianggap begitu penting keberadaannya.

Pagi ini saya teringat akan tulisan seorang penulis legendaris sepanjang jaman favorite saya in Syaa Allah. Beliau adalah Dale Carnegie yang bukunya terjual lebih dari 30 juta eksemplar sampai detik ini. Boleh ya saya berbagi kepada Anda? Supaya asyik bisa satu peta.😄

Tidak lama setelah akhir perang dunia I, suatu malam di London beliau mendapatkan pelajaran yang tak ternilai harganya. Beliau menghadiri perjamuan Sir Ross Smith. Selama duduk orang itu menceritakan sesuatu yang lucu berhubungan dengan sebuah kutipan. ” Ada sebuah ketuhanan yang membentuk kita . Keinginan kita membentuk Secara kasar “.

Sang pendongeng itu menyebutkan bahwa kutipan itu berasal dari Alkitab. Jelas dia salah. Dan tuan Dale Carnegie yakin betul kalau kutipan itu berasal dari Shakespeare .

Pendongeng tadi duduk disebelah kanan tuan Dale Carnegie dan temannya Frank Gammon duduk disebelah kirinya. Frank telah mengabdikan dirinya bertahun-tahun untuk mempelajari Shakespeare.

Jadi tuan Dale Carnegie dan pendongeng setuju bertanya untuk mengajukan pertanyaan kepada Frank.

Frank mendengarkan, dan kakinya menendang tuan Dale Carnegie di bawah meja dan berkata, ” Dale, Anda tidak benar. Pria ini yang benar. Itu memang dari Alkitab”.👍

Tuan Dale Carnegie tidak sabar menunggu Frank sendirian. Dan menanyakan kepada Frank, ” Frank, Anda tahu bahwa kutipan itu dari Shakespeare”.🤔

Frank menjawab, ” ya, tentu saja. Hamlet, babak lima, adegan dua”. Frank melanjutkan ” Dale, kita adalah tamu di sebuah acara pesta. Mengapa harus membuktikan kepada seseorang bahwa dia tidak benar? Apakah itu membuatnya menyukai Anda? Mengapa tidak menyelamatkan mukanya? Dia tidak meminta pendapat Anda dan tidak menginginkannya . Mengapa harus berdebat dengannya?”

Apa yang bisa kita ambil dari pelajaran diatas? 😁

• Akuilah kesalahan Anda sebelum orang lain berkesempatan untuk menunjukkannya.

• Tertawakan kesalahan Anda jika Anda bisa. Jangan pernah meminimalisir dampak yang diakibatkan. “Seorang pemimpin harus bertanggung jawab dan akuntabel untuk kesalahannya sendiri.

• Jika sebuah organisasi mampu mengakui kesalahan, itu akan mendorong kreativitas dan mendorong orang lain berani mengambil resiko.

Terima kasih. Semoga hari Anda begitu indah dan penuh dengan semangat dan energi positif.

Salam Sukses Berkah Berkelimpahan.😁🙏

Hanni Solo