Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat

Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat

Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat

Syarat Syahadat :

  1. Pengetahuan, seorang yang bersyahadat harus memiliki pengetahuan tentang syahadatnya. Dia wajib memahami isi dari dua kalimat yang dia nyatakan itu, serta bersedia menerima konsekuensi ucapannya.
  2. Keyakinan, seorang yang bersyahadat mesti mengetahui dengan sempurna makna dari syahadatnya tanpa sedikitpun keraguan terhadap makna tersebut.
  3. Keikhlasan, Ikhlas berarti bersihnya hati dari segala sesuatu yang bertentangan dengan makna syahadat. Ucapan syahadat yang bercampur dengan riya atau kecenderungan tertentu tidak akan diterima oleh Alloh SWT.
  4. Kejujuran, adalah kesesuaian antara ucapan dan perbuatan. Pernyataan syahadat harus dinyatakan dengan lisan, diyakini dalam hati, lalu diaktualisasikan dalam amal perbuatan.

Makna Bersyahadat :

  1. Siapa saja yang bersyahadat dengan benar ia akan masuk surga, walaupun berdosa (kecil)
  2. Merupakan dasar terpenting untuk tegaknya totalitas Islam
  3. Merupakan kalimat takwa
  4. Kedua kalimat syahadat saling berkaitan dan tidak terpisahkan.

Kalimat Syahadat merupakan peneguh yang diberikan Alloh SWT untuk meneguhkan orang beriman.

Alloh SWT meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan di dunia dan di akhirat dan Alloh menyesatkan orang-orang yang zali dan memperbuat apa yang Dia kehendaki” QS. Ibrahim:27