Pertarungan Maut Itu Berada di Antara Usia 60 Hingga 70 Tahun

Pertarungan Maut Itu Berada di Antara Usia 60 Hingga 70 Tahun

PERTARUNGAN MAUT ITU BERADA DI ANTARA USIA 60 HINGGA 70 TAHUN

Tidak banyak orang yang hidup hingga mencapai usia 60 tahun. Jika kita mencapainya maka waspadalah, karena inilah saat yang menentukan akhir perjalanan seorang manusia. Akhir yang baik (Husnul Khotimah) atau akhir yang buruk (Su’ul Khotimah), Na’udzu billah min dzalik.

ALLAH TA’ALA juga mengingatkan hamba-Nya yang mencapai usia 60 tahun, sebagaimana tersirat dalam firman-Nya.👇

وَهُمْ يَصْطَرِخُوْنَ فِيْهَا ۚ رَبَّنَاۤ اَخْرِجْنَا نَـعْمَلْ َصًـلحا غَيْرَ الَّذِيْ كُـنَّا نَـعْمَلُ ؕ اَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَّا يَتَذَكَّرُ فِيْهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَآءَكُمُ النَّذِيْرُ ؕ فَذُوْقُوْا فَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ نَّصِيْرٍ

“Dan mereka berteriak di dalam neraka itu, “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami (dari neraka), niscaya kami akan mengerjakan Amal yg sholeh, berlainan dengan yang telah kami kerjakan” (Dikatakan kepada mereka), “Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yg cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami), dan tidak ada bagi orang² yg zholim seorang penolongpun.”
(QS.AL-FATHIR.37)

Baginda Rosulullah juga bersabda (menguatkan ayat di atas yg artinya) : “ALLAH memberi udzur kepada seseorang yang diakhirkan ajalnya, hingga sampai usia 60 tahun.”
(HR Bukhori no. 6419).

Ibnu Hajar RA. mengatakan : Makna hadits itu yaitu Dengan usia yang mencapai 60 tahun, maka tidak ada yang layak untuk dia lakukan selain istighfar, ibadah, keta’atan dan KONSENTRASI PENUH UNTUK AKHIRAT …!!!

Baginda Rosulullah pernah bersabda bahwa : “Usia umatku adalah berkisar di antara 60 – 70 tahun, Sedikit yang berhasil melewatinya.”
(HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Dan, “Pertarungan maut itu berada di antara usia 60 tahun hingga usia 70 tahun.”
(HR Bukhori).

. 👉Allah SWT berfirman :
قل يعبادي الذين أسرفوا على أنفسهم لاتقنطوا من رحمة الله• إن الله يغفرالذنوب جميعا• انه هوالغفورالرحيم•
Katakanlah : Hai hamba-hamba-Ku yg melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari Rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yg Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(QS.AZ-ZUMAR.53)

Saudaraku, perhatikan baik-baik ayat di atas, Rupanya kasih sayang Allah terhadap hambanya sangat tinggi, artinya sebesar apapun dosa yg telah dilakukan dilarang berputus asa Asalkan hambanya mau bertaubat dengan cara : TAUBATAN NASHUHA, Pintu taubat selalu terbuka.

selanjutnya sekarang, jika kita sudah berumur 50 tahun atau sudah menginjak usia 60 tahun atau bahkan lebih, maka biasakan untuk selalu ber-do’a memohon ampun & bertaubat serta memohon perlindungan kepada Allah Ta’ala dari “ketidak-berdayaan” (karena mmg sdh udzur) yaitu :

“Ya Allah, aku memohon ampun & bertaubat. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat yg lemah, malas & keburukan dihari tua (pikun). Aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran & kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka & siksa kubur & Aku berlindung kepada-Mu dari seluruh fitnah hidup & mati” (Semuanya itu ada pada DIZIKIR PAGI & PETANG) yaitu :

1.Allah perintahkan kepada manusia dalam Al-Quran (banyak ayatnya) untuk selalu bertasbih atau membaca “DZIKIR PAGI & PETANG.”

2.Dan ROSULULLAH telah mencontohkan untuk membaca dizkir pagi & petang, yang isinya komplit sekali & diantaranya mohon ampun & bertaubat serta mohon perlindungan kepada Allah dari ketidak-berdayaan.

3.Dalam “Dzikir Pagi & Petang, ALLAH telah menjaga kita semua dari kematian yg setiap saat akan menjemput kita, yaitu : “Brg siapa membaca Sayyidul Istighfar dg yakin pd wkt pagi lalu meninggal sblm msk wkt sore, mk ia termasuk penghuni surga. Dan brg siapa membacanya dg yakin pd wkt sore lalu meninggal sblm msk wkt pagi, mk ia termasuk penghuni surga”
(HR.Bukhori no.6306,6323, Ahmad IV/122,125)

4.Pada dzikir pagi & petang : Barang siapa membaca tiga kali pd wkt pagi hari & sore hari yaitu “Rodhitubillahirobba wabil islamidina wabi muhammadin shollallahu alaihi wasallam nabiyya”, Maka Allah memberikan keridhoan-Nya kepadanya pada hari Kiamat.
(HR.Ahmad IV/337, Abu Dawud no.5072, Tirmidzi no.3389)

5.Dan masih banyak lagi fadilah-fadilah atau manfaat yg akan kita dapatkan, jika kita mengamalkan secara rutin “Dzikir Pagi & Petang”.

6.*saudaraku…… Amalan Sunnah, manfaatkan *sisa umur yg diberikan oleh Allah sebaik-baiknya, jika tidak pasti akan menyesal di Akhirat nanti, marilah kita memohon kepad ALLAH agar diakhirb hayat kita nanti, diakhiri dg Husnul Khotimah, Aamiin…_

SEMOGA BERMANFAAT