Sakit Tipes atau Tifus Demam Tifoid

Sakit Tipes atau Tifus Demam Tifoid

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang bernama “Salmonella Typii. Bakteri ini mudah ditularkan melalui kotoran yang mencemari makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh kita.

Bagaimana cara nya bakteri ini berpindah kemakanan atau minuman kita?  Berhati-hatilah, jika kondisi tubuh kita dalam keadaan tidak fit atau lelah, maka tubuh ini akan rentan terinfeksi oleh bakteri ini. Bakteri ini bisa saja menempel pada permukaan benda-benda yang kita gunakan untuk makan atau minum. Selalu mencuci tangan setelah memegang benda-benda yang berdebu atau kotor, terutama jika kita sedang membersihkan rumah disudut-sudut yang kotor atau terdapat sisa kotoran hewan seperti kotoran tikus atau kotoran unggas. Misalkan pada saat membeli telur sebaiknya pilih yang bersih dari kotoran ayam yg menempel pada telur.

Pada saat tubuh terinfeksi bakteri ini, rasanya diawali seperti demam dan lemas. Saat seperti ini jika tidak ditangapi dengan benar maka kondisi tubuh akan bertambah buruk, biasanya suhu tubuh meningkat. Dan pada saat suhu tubuh mencapai 37 derajat keatas, rasanya tulang-tulang dan persendian seperti ditusuk-tusuk ngilu dan nyeri, punggung terasa pegal dan muncul rasa kedinginan.

Segeralah periksa ke dokter atau datang ke rumah sakit. Dimasa pandemik covid19 penanganan demam seperti ini akan lebih detail dan sensitif, kita akan diperiksa bukan hanya terkait demam tyfoid tetapi serangkaian pemeriksaan gejala covid19, seperti pemeriksaan apakah pengecapan kita normal, suhu tubuh, paru-paru, jantung dan akan dilakukan juga swap test beserta tes darah. Diharapkan hasilnya negatif terhadap covid19 dan kita dapat tindak lanjut rawat jalan atau rawat inap jika kondisi tubuh sudah lemah dan membutuhkan perawatan.

Jika kondisinya memang sudah buruk dan perlu perawatan, maka kita butuh istirahat total di rumah sakit dan mengikuti semua arahan perawatan serta pengawasan di rumah sakit. Biasanya gejala yang dialami adalah pada malam hari, semua persendian akan terasa sangat sakit, ngilu-ngilu dan kepala pusing. Ada sebagian yang diiringi oleh batuk dan pilek maka kondisinya akan semakin tidak nyaman. Jika panas badan dan rasa ngilu sudah parah kita akan diberikan infus antibiotik beserta obat, reaksinya cepat meredakan penderitaan sakit tifus ini untuk sementara. Terasa badan akan lebih enak dan keluar keringat sekujur tubuh. Hal ini akan berulang sampai daya tahan tubuh kita meningkat dan serangan demam ini menghilang.

Bagi yang terkena batuk kering atau batuk berdahak dimasa perawatan sakit tifus, disarankan minum air hangat yang sering sedikit-sedikit secara rutin, efeknya akan sering buang air kecil. Dan jika batuk tidak terkendali biasanya penderita akan diberikan bantuan oksigen. 

Setelah 5 sampai 7 hari, dan kondisi tubuh membaik, penderita tifus harus bersemangat untuk memasukan nutrisi ke tubuhnya, makan buah, telur, bubur kacang hijau dan sayur. Agar dapat lebih cepat lagi pemulihan nya. Adakalanya dimasa penyembuhan napas terasa separo alias tidak bisa menarik napas dalam dan setiap gerakan tubuh menyebabkan napas menjadi ngosngosan, ini akan terjadi 3-4 hari biasanya setelah menjelang diperbolehkan untuk rawat jalan dirumah.

Setelah dirumah penderita tifus belum sepenuhnya pulih, butuh waktu lagi sekitar 7 hari untuk pemulihan, sebaiknya tetap perbanyak istirahat ditempat tidur dan memenuhi nutrisi tubuh. Sesekali berjemur dipagi hari dan olahraga ringan, kemudian tetap menjaga kebersihan, cuci tangan dan mandi air hangat.

Demikianlah sekilas mengenai penyakit tifus ini, cerita diatas adalah situasi berdasarkan pengalaman yang saya alami sendiri pada saat saya terinfeksi bakteri penyebab tifus ini. Semoga sharing ini dapat memberikan wawasan dan pembelajaran agar kita berhati-hati dan dapat menjaga kesehatan kita bersama.