Wakaf Tanah

Wakaf Tanah

بسم الله الرحمن الرحيم

Hadist hari ini selasa
_21 Rabi’ul Akhir 1439 H /9 Januari 2018_

Wakaf tanah
——————
Sahih al-Bukhori:2567

عَنْ أَنَس بْن مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: لَمَّا قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ أَمَرَ بِبِنَاءِ الْمَسْجِدِ وَقَالَ:

يَا بَنِي النَّجَّارِ ثَامِنُونِي بِحَائِطِكُمْ هَذَا. قَالُوا: لاَ وَاللَّهِ لاَ نَطْلُبُ ثَمَنَهُ إِلاَّ إِلَى اللَّهِ.

Dari Anas ibn Malik ra: Ketika Rasulullah saw tiba di Madinah, beliau memerintahkan untuk membangun masjid (Nabawi), beliau bersabda:

Wahai Bani al-Najjar, tentukanlah harganya (juallah) kepadaku kebun-kebun kalian ini. Mereka berkata: Tidak, demi Allah. Kami tidak akan meminta imbalan kecuali kepada Allah.

Pesan :
Mewakafkan tanah untuk pembangunan masjid adalah hal yang sangat terpuji. Pada awal masa setelah Rasulullah hijrah, beliau meminta bani al-Najjar menjual tanah mereka untuk pembangunan masjid, namun mereka menolak dibayar dan mengatakan bahwa mereka hanya meminta imbalan dari Allah semata. Dengan begitu mereka telah mewakafkan tanah mereka lillahi ta’ala, dan hingga hari ini pahala mereka terus mengalir setiap kali ada orang yang beribadah di atas tanah mereka tersebut.
via Satu Hari Satu Hadist

Semoga bermanfaat
Barakallahu fiikum
____________________